Search This Blog

10 October 2012

Aku dan Ayahbunda

Orang mengenal saya sebagai Susan Leonita, seorang wanita dengan dua anak kembar perempuan,  yang juga berprofesi seorang Guru SD di sekolah swasta di Bandung, Usia anak saya sekarang sudah 2 tahun dan mereka semakin tumbuh sehat dan pintar, Ini adalah karunia mujizat yang luar biasa buat saya. Karena selama tujuh tahun penantian dalam pernikahan saya, baru di tahun 2010,  tepatnya 22 Agustus 2010 anak kembar kami lahir secara normal tanpa Operasi Caesar.
Sebelumnya saya tidak menduga akan memiliki anak bahkan kembar sekaligus, karena di awal pernikahan  saya sempat memeriksakan kandungan ke salah satu Dokter kandungan di Bandung, dimana hasilnya membuat isi kepala saya berkecamuk, saya down, panik, dan sedih menjadi satu saat itu.  Saya di vonis memiliki miom dan harus di operasi, dan dokter mengatakan bila tidak dioperasi akan sulit memiliki anak,  Ya suatu penyakit (tumor) dalam kandungan yang posisinya menghambat pembuahan sel telur dalam rahim.  Karena kondisi keuangan yang terbatas saya tidak bisa melakukan operasi, saya berusaha tegar dan cuek dengan  kondisi ini,  dengan melakukan kesibukan sebagai guru dan mengajar les privat. 
Sampai akhirnya  di tahun 2009 awal oktober, saya memberanikan diri mencoba memeriksa kandungan dan penilaian dokter hampir sama, yaitu  saya memiliki miom di rahim saya, dan ukurannya kurang lebih 11 cm, dan yang membuat saya menjadi semangat bisa hamil lagi, karena menurut dokter ini, miom ini bisa diatasi dengan cara ditiup (saya tidak tahu istilah kedokterannya). Tapi karena semangat dan doa, rupanya Tuhan memberikan kejutan, merubah semua prediksi dokter.  Awal Januari 2010 saya positif hamil dan dokter mengatakan saya hamil anak kembar.

Amazing rasanya…, karena ini kehamilan pertama dan kembar, mulailah saya dan suami mencari informasi mengenai kehamilan, khusus untuk kehamilan kembar.  Beli buku, beli majalah, browsing sana sini lewat internet, lihat forum  kesehatan yang berkaitan dengan kehamilan. Dari kehamilan inilah saya jadi mengenal lebih dekat dengan websites http://www.ayahbunda.co.id   ( AyahBunda ).  Mulailah di  saya jadi member di web ini tepatnya pada tanggal 01/02/2010.

Informasi web ayahbunda ini sangat variasi sekali, banyak informasi yang saya peroleh dan bermanfaat sekali, khususnya dalam menjalani proses kehamilan kembar ini. Sudah banyak berbagai tips dan saran yang cocok dengan kondisi kehamilan yang saya jalani  dicoba diterapkan. Sejak kehamilan kembar dan setelah melahirkan saya  aktif mengikuti newsletter  mengenai Newsletter Kehamilan & Kelahiran : Awali minggu dengan baca tips, artikel, dan resep untuk siap jalani kehamilan, kelahiran dan menyusui pada link di web ayahbunda : http://www.ayahbunda.co.id/newsletter.subscribe.
      Dari  newsletter ini saya sangat terbantu sekali dalam mengatasi segala macam permasalahan yang timbul selama kehamilan.  Sampai akhirnya saya melahirkan pada tanggal 22 Agustus 2010.  dan yang menjadi favorit saya di web di ayahbunda saat ini adalah berbagai macam resep masakan bayi atau balita, anda bisa lihat web nya dilink berikut ini  
http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Resep/Bayi/008/03/3 di mulai dari anak saya bisa dikenalkan makan. Saya selalu mencoba resep-resep masakan sesuai umurnya. Dan kebetulan di usia 2 tahun anak saya ini, ayahbunda mengadakan lomba video bersama sony, akhirnya  saya mencoba ikut lomba videoayahbundasony  dan berharap sekali bisa menang.  Semoga. hanya juri yang tau....: )



Read More ..

26 September 2012

Lomba Video di ayahbunda.co.id


Read More ..

26 July 2012

Breakfast


Read More ..

Singing Nina Bobo

Read More ..

25 March 2011

iklan relaxa




source :
http://www.youtube.com/watch?v=HHmNyp7btqE

Read More ..

03 March 2011

Hari Raya Nyepi



Seberapa sering kita berinstropeksi diri? Mungkin selama ini kita terlalu banyak melihat ke luar sehingga lupa melihat ke dalam diri kita sendiri. Tidak jarang hal ini akhirnya membuat kita stress dan merasa sedih berkepanjangan. Untuk itu kita perlu berinstropeksi mengendalikan dan melakukan sesuatu yang lebih baik.
Berkaitan dengan instrospeksi, sebentar lagi umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi. Informasi umum yang kita tahu mungkin hanya sebatas hari tanpa cahaya yang bersumber dari api atau listrik. Tetapi ternyata maknanya lebih dari itu dan erat sekali hubungannya dengan introspeksi diri. Sebenarnya apa sih makna di balik Hari Raya Nyepi itu?

Hari Raya Nyepi dirayakan untuk menyambut Tahun Baru Saka dan dimaknai sebagai Hari Pengendalian Diri. Kita diharapkan kembali mengingat apa saja perbuatan yang sudah kita lakukan selama kurun waktu satu tahun. Flashback kembali perbuatan baik dan buruk yang sudah kita lakukan. Ada 4 pedoman Catur Brata Penyepian yang harus dilakukan umat Hindu sebagai bentuk pengendalian diri, yaitu :

1. Amati Geni
Amati Geni berarti tidak melakukan kegiatan yang menggunakan api (merokok, menyalakan kompor, dll). Makna di balik itu supaya para umat tidak dipengaruhi oleh api amarah (kroda) dan serakah (loba).
2. Amati Lelanguan
Amati Lelanguan berarti mawas diri terhadap ucapan. Hendaknya umat berinteraksi menggunakan perkataan yang baik dan tidak menyakiti orang lain. Perkataan kita-lah yang menentukan apakah kita sukses atau gagal dalam menjalani hidup.
3. Amati Karya
Amati Karya bermakna evolusi dalam diri. Apa yang sudah kita lakukan selama ini apakah bermanfaat untuk orang lain atau malah sebaliknya. Amati Karya ini juga bermakna tidak bekerja supaya kita bisa mengevaluasi kerja kita selama setahun ini. Amati Karya juga menstimulasi kita supaya lebih gigih, tekun dan produktif.
4. Amati Lelungaan

Amati Lelungaan berfungsi sebagai evaluasi diri dan sumber pengendalian diri. Umat dianjurkan tidak bepergian keluar rumah. Tidak heran pada Hari Raya Nyepi jalan raya sangatlah sepi tidak tampak seorang pun. Dalam makna yang lebih spesifik lagi, Amati Lelungaan berarti evaluasi kerja dengan Tuhan, evaluasi kerja dengan sesama, dan evaluasi kerja dengan alam sekitar.

Meski pun kita bukan beragama Hindu, tetapi sebagai manusia yang selalu ingin berperilaku lebih baik, kita bisa memetik ajaran di balik pedoman-pedoman itu. Berintrospeksi, mengevaluasi diri, mengendalikan diri hingga akhirnya berinteraksi lebih baik adalah perilaku yang perlu kita lakukan.

Selamat Hari Raya Nyepi!!

Read More ..

14 January 2011

baby sitting

Be careful when you put a baby caution when driving a car. "Babies who are in a seated position for too long will be very risky cause sudden death," said Dr. Aurore Cote of McGill University Health Centre in Montreal, Canada.

The conclusion was obtained after Cote and colleagues, for 10 years researching infants who died from seated in the backseat of the car.



Of the total 409 infants who died without known cause, as much as 3% of the infants died while in a sitting position in the backseat of the car.

According to Cote, by comparing the level of oxygen in the blood of infants between sitting and lying positions, the baby may only be known to be in a position to sit no more than 1 hour. Over time, the baby's airway will be disrupted so that the contributing cause of death.

Read More ..

10 January 2011

FACEBOOK UNCLOSED

The news shocked the close up a lot of people. Starting from the inscriptions on the parody site called Weeklyworldnews, this rumor spread quickly in cyberspace and not a few who believe it just like that.

If so, are very many people would feel lost. For about 500 million users, Facebook has become a favorite site that is accessed almost every day or maybe every hour.

By reducing anxiety, the Facebook released a comment to deny the news that sounded convincing, and has been cited by many parties. As already reported detikINET, this news really can not be trusted because it comes from a parody site.


"We did not get orders for shutting down, so we'll keep working as usual. We're not going to go anywhere, we have also just started," the statement up, quoted by AFP on Monday (10/1/2010) .

Some overseas media also issued a rebuttal news from Facebook this to his readers. The hope, people are not worried too long since have been convinced by the up that they can still access the site without the worry of liquidation.

For information, the site Weeklyworldnews has often wrote satirical news is horrendous, but far from the truth. Just look at their other headlines, such as 'Alien Aircraft will attack Earth in 2011' or 'George Clooney would run for president'.

Tracing the development of such a business up rapidly, it is extremely unlikely this site will suddenly killed by Zuckerberg. Especially up will get a big cash injection from its investors who claimed to be worth $ 500 million. SOURCE: DETIK.COM

Read More ..

29 December 2010

GARUDA DI DADAKU




"Di Istanbul tahun 2005 sebuah tim bernama Liverpool tertinggal 3-0 pada 45 menit pertama, tetapi mereka tidak menyerah.



Diseberang ruang ganti para Italiano Milan berpesta seolah Gelar Liga Champion sudah ditangan mereka. Tetapi ketika masuk kelapangan seorang Paolo Maldini pernah bersaksi bahwa dia merinding mendengar lagu “You’ll never Walk Alone membahana stadion” kakinya seakan kaku dan bergetar.



Sementara para pemain Liverpool tampil kesetanan di 45 menit kedua score akhir 3-3 dan Liverpool menang adu penalti menyisakan tangis di mata Paolo Maldini dan Kiper Dida.



Besok Tanggal 29 Desember Safee dan Idlan akan bergetar kakinya, menciut nyalinya ketika mendengar lagu Garuda di Dadaku Membahana di GBK. Indonesia akan mencetak 3 gol seperti yang dilakukan Gerrard dkk dalam kurun 45 menit, sementara kita diberi waktu lebih panjang 90 menit untuk membalas.

Sambil kita nyanyikan bersama :



Garuda.....didadaku....

Malaysia....ndak punya malu....

Kuyakin...hari Rabu.... LIMA SATU!!!

Read More ..

24 December 2010

LENOVO S10 - 3S I love it..


Intel Atom N475 (1.83 GHz, 512 MB, 667 MHz FSB),1 GB DDR3, 250 GB SATA,10.1"LED backlight, 1.3 megapixels Camera, Genuine Windows 7 starter.

SPECIFICATIONS

Intel Atom Processor N475 (1.83 GHz, 512 MB, 667 MHz FSB), Intel 945 GSE
1 GB DDR3 SDRAM up to 2 GB
250 GB SATA HDD(5400 rpm)
Wireless BCM 4313 b/g/n, Ethernet 10/100
Bluetooth
Intel® GMA 3150
10.1"(1024 x 600) LED backlight
4 in 1 Card Reader (SD/MMC/MS/Mspro)
3 USB 2.0
RJ45
VGA
Mic-in, Headphone (stereo)
Integrated 1.3 megapixels Camera
Stereo speaker w/ Dolby headphone
Multi-touch Enabled Touchpad
6 cell Li-ion batt (up to 6 hours)
1.25 kg (w/ HDD and 6 cell batt)
Genuine Windows 7 starter
1 Year Warranty

Read More ..

MET NATAL 2010

klik this to view my twin in action

Read More ..

24 May 2010

Nokia e5


Spesifikasi Nokia E5:
Status: Dipasarkan Kuartal Ketiga 2010; Jaringan: 2G – Quadband GSM & 3G - HSDPA 900 / 1900 / 2100, HSDPA 850 / 900 / 2100; Dimensi: 11.5 x 5.89 x 1.28 cm, 75 cc; Berat: 126 g; Layar: TFT, 256K colors, 320 x 240 pixels, 2.4 inches; Kamera: 5 MP, 2592 x 1944 pixels, fixed-focus, LED flash, Video; Memori internal: 250 MB; Memori eksternal: microSD, up to 32GB, 2GB included; Transfer data: GPRS Class 32, EDGE Class 32; 3G: HSDPA 10.2 Mbps, HSUPA 2.0 Mbps; Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b/g, Bluetooth v2.0 with A2DP, v2.0 microUSB; OS: Symbian OS v9.3, Series 60 rel. 3.2; Messaging: SMS, MMS, Email, Push Email, IM; Browser: WAP 2.0/xHTML, HTML; Fitur lain: Stereo FM radio with RDS, Games, GPS with A-GPS support, Ovi Maps, Java MIDP 2.0, MP4/H.264/H.263 player, MP3/WAV/WMA/eAAC+ player, Flash Lite v3.0, Voice command/dial, Organizer, T9, Full QWERTY keyboard; Baterai: Standard battery, Li-Ion 1200 mAh (BL-4D)

Read More ..

02 December 2009

Ada Tetesan Setelah Tetesan Terakhir

Pasar malam dibuka di sebuah kota. Penduduk menyambutnya dengan gembira. Berbagai macam permainan, stand makanan dan pertunjukan diadakan. Salah satu yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat.

Begitu banyak orang setiap malam menyaksikan unjuk kekuatan otot manusia kuat ini. Manusia kuat ini mampu melengkungkan baja tebal hanya dengan tangan telanjang. Tinjunya dapat menghancurkan batu bata tebal hingga berkeping-keping. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Namun setiap kali menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. Ia memeras jeruk tersebut hingga ke tetes terakhir. 'Hingga tetes terakhir', pikirnya.

Manusia kuat lalu menantang para penonton: "Hadiah yang besar kami sediakan kepada barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini!"

Kemudian naiklah seorang lelaki, seorang yang atletis, ke atas panggung.

Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras... dan menekan sisa jeruk... tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal. Beberapa pria kuat lainnya turut mencoba, tapi tak ada yang berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata : "Aku berikan satu kesempatan terakhir, siapa yang mau mencoba?"

Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba. "Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung." Walau dibayangi kegelian di hatinya, manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu. Pria kuat lainnya saja gagal meneteskan setetes air dari potongan jeruk itu apalagi ibu kurus tua ini. Itulah yang ada di pikiran penonton.

Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Lalu wanita itu mencoba memegang sisa jeruk itu dengan penuh konsentrasi. Ia memegang sebelah pinggirnya, mengarahkan ampas jeruk ke arah tengah, demikian terus ia ulangi dengan sisi jeruk yang lain. Ia terus menekan serta memijit jeruk itu, hingga akhirnya memeras... dan "ting!" setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh di atas meja panggung.

Penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan segera berubah menjadi tepuk tangan riuh.

Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, "Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, banyak orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya Anda satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu.

Boleh aku tahu, bagaimana Anda bisa melakukan hal itu?"

"Begini," jawab wanita itu, "Aku adalah seorang janda yang ditinggal mati suamiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari nafkah bagi hidup kelima anakku. Jika engkau memiliki tanggungan beban seperti itu, engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan air walau itu di padang gurun sekalipun. Engkau juga akan mengetahui jalan untuk menemukan tetesan itu. Jika hanya memeras setetes air jeruk dari ampas yang engkau buat, bukanlah hal yang sulit bagiku". Selalu ada tetesan setelah tetesan terakhir. Aku telah ratusan kali mengalami jalan buntu untuk semua masalah serta kebutuhan yang keluargaku perlukan. Namun hingga saat ini aku selalu menerima tetes berkat untuk hidup keluargaku. Aku percaya Tuhanku hidup dan aku percaya tetesan berkat-Nya tidak pernah kering, walau mata jasmaniku melihat semuanya telah kering. Aku punya alasan untuk menerima jalan keluar dari masalahku. Saat aku mencari, aku menerimanya karena ada pribadi yang mengasihiku.

"Bila Anda memiliki alasan yang cukup kuat, Anda akan menemukan jalannya", demikian kata seorang bijak.

Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerima hal tersebut.


(Bits & Pieces, The Economics Press)

Read More ..

Letak Kekuatan

Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat, karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri.

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, dan orang yang tertawa gembira adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.



Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.

Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah orang yang kuat karena ia selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.

Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi dengan kesetiaannya kepada Tuhan dan sesama.

Ada kekuatan di dalam kelemah-lembutan, dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat, karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.

Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.

Di situlah letak dimana semua Kekuatan Sejati berada...

Sadarilah Anda juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah Anda. Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.


source : forum2 di internet

Read More ..

25 August 2009

SMADAV Ver 6.0



Klik http://www.nafarin.com/ go to download this version...

Read More ..

01 June 2009

Love and Marriage

Love is holding hands in the street.
Marriage is holding arguments in the street.

Love is dinner for 2 in your favorite restaurant.
Marriage is a take home packet.

Love is cuddling on a sofa.
Marriage is one of them sleeping on a sofa.

Love is talking about having children.
Marriage is talking about getting away from children.

Love is going to bed early.
Marriage is going to sleep early.

Love is a romantic drive.
Marriage is arrive on tops curvy tarmac .

Love is losing your appetite.
Marriage is losing your figure.

Love is sweet nothing in the ear.
Marriage is sweet nothing in the bank.

TV has no place in love.
Marriage is a fight for remote control.

Love is 1 drink and 2 straws.
Marriage is "Don't you think you've had enough!".


Conclusion: "Love is blind, Marriage is an eye opener!"

Read More ..

An Indian

An Indian is having his breakfast (coffee,croissants,bread, butter And jam)
when an American man; chewing gum, sits down next to him.

The Indian ignores the American who, nevertheless,starts a conversation.
American: 'You Indians eat the whole bread?'

Indian (coolly): 'Of course.'
American: (after blowing a huge bubble)'We don't.
In America , we only eat what's inside. The crusts we collect in a
container recycle it,transform them into croissants and sell them to
India .' The American has a smirk on his face.

The Indian munches on... gives a cold look but did not
reply.The American refuses to take the cue and persists:
'Do you eat jelly with the bread??'

Indian: 'Of Course.'

American: (cracking his gum between his teeth andchuckling). 'We don't.
In America we eat fresh fruit for breakfast, then we put all
the peels, seeds,and left overs in containers, recycle them, transform
them into jam and sell the jam to India .'
The Indian puts his coffee mug down...looks straight
in the American's eye and then asks: 'Do you have sex in America ?'

American: 'Why of course we do', the American says with a big smirk.

Indian: 'And what do you do with the condoms once
you've used them?'American: 'We throw them away, of course.'

Indian: 'We don't. In India , we put them in a
container, recycle them, melt
them down into chewing gum and sell them to America .

Read More ..

24 December 2008

Merry Christmas




Free Graphics - MySpace/Xanga/Friendster

Read More ..

23 October 2008

PRAY ANYWAY- Matthew 14:22-23

Matthew 14:22-23

Taken from the book "A Shepherd's Voice", Reflections on the Sunday Gospel
( Cycle A ) by Most Rev. Mylo Hubert C. Vergara, DD, MA, STD.


When you don't know how to pray, pray anyway!is no excuse.
When you don't feel like praying, pray anyway! Depression is no excuse.When dullness sits on you like a vulture, and you can't muster enough enthusiasm to change channels,much less to pray, pray anyway! Boredom in no excuse!
When you see no need to pray and no reason to intercede for those about you,
recognize this as a sign of impending danger, and pray anyway! Blindness is no excuse. When you've grown spiritually lazy and feel that you'll never be able to pick up your Bible and read it the way you once did, especially pray anyway.

Laziness is no excuse.When you don't understand what big deal is about prayer,and you think it's overrated because it never did you much good, pray anyway. Immaturity is no excuse. When you're tired to remember your own name, and you know God will understand if you don't pray, pray anyway. Fatigue is no excuse. When you're embarassed to be back before God, confessing the same sins and admitting the same failures, come on and pray anyway. Shame is no excuse. When you've been unfaithful and you know it and you feel that burden of guilt that makes you want to run and hide under the porch, pray anyway Sin is no excuse. When the nagging voice of the enemy keeps telling you there is no God and even if there were, He'd never have anything to do with a nothing like you, pray anyway. Unbelief is no excuse.

We can bless ourselves immeasurably by rescuing our prayer life from bondage to our emotions and circumstances. There is no time and there are no conditions in which prayer is not necessary,not helpful, and not the right thing to do.

Read More ..

18 October 2008

Why did William Sidis, the world's (2nd) smartest human, achieve so little in life?

--------------------------------------------------------------------------------

Dear Cecil:

Of course we all know you're the world's smartest human. However, I've heard about this guy, William James Sidis, who might have been the world's smartest person when he was alive. Harvard's youngest graduate, he was a lightning calculator and a linguistic genius, supposedly publishing papers anticipating the existence of black holes and other astronomical phenomena. On the other hand, he lived in obscurity, on the run from the law, and frankly most of his writings sound like gobbledygook to me, not that I'm any judge. For the world's smartest man, his name is conspicuously absent from my textbooks on science or philosophy. So, Cece baby, what's the straight dope? Was Sidis a misunderstood genius or a kook savant? --Dutch Courage, via the Internet, Youngstown, Ohio

Cecil replies:

Yeah, like there's a difference. All we know is that Sidis, celebrated as a prodigy in his youth, produced virtually nothing of consequence as an adult. One of his major contributions to world literature was a book about streetcar transfers, which a biographer described as "the most boring book ever written." A few have professed to find deep meaning in this work and believe Sidis's many unpublished writings would yield great truths if only we lesser folk (well, you lesser folk) had the wit to understand them. But the more common explanation is that he was a gifted lad who was pushed too far too fast.

Sidis was born April 1, 1898, to Russian Jewish immigrants to the U.S. From the evidence, Boris and Sarah Sidis were brilliant but neurotic--always a dangerous combination in parents. Determined to raise their son as a genius, the Sidises read him Greek myths, taught him to spell using alphabet blocks, etc. They claimed Billy spoke his first word at six months and was reading the New York Times at a year and a half. To my mind this tells you more about the parents than the kid, and many say the Sidises viewed their son more as a living experiment than as a child.

Sidis was later estimated to have an IQ in the 250-300 range, and while that's conjectural (hell, foolish--on what basis could the scale be run up that high?), there's little doubt that he was a very smart guy. He learned languages easily and had a knack for such stunts as mentally computing the day of the week for any date in history. At age eight he attracted national notice for sailing through high school and passing the MIT entrance exam. At 11 he became the second youngest student ever to enroll at Harvard. A few months later he gave a talk at the Harvard mathematics club on "Four-Dimensional Bodies" that in the opinion of fellow prodigy Norbert Wiener would have been impressive coming from a graduate student.

Things got a little rockier after that. Having graduated cum laude at age 16, Sidis entered Harvard Law School but dropped out before completing his degree. He took a job teaching mathematics at Rice University but was harassed by the students and quit after a short time. He flirted with leftist causes and was briefly in the news in 1919 after being arrested for his involvement in a socialist rally that turned into a riot.

After that, nothing. Estranged from his parents, Sidis worked for the rest of his life as a bookkeeper or at other jobs incommensurate with his talents. He seldom socialized, for that matter seldom bathed, and spent his off hours working on manuscripts on obscure subjects. The only book he published under his own name was The Animate and the Inanimate (1925), a philosophical work that his admirers claim anticipated the theory of black holes. In 1923 the newspapers gleefully reported that he was working as a $23-a-week clerk in New York City. The press paid him no further notice until 1937, when the New Yorker ran a piece entitled "April Fool" that poked fun at his lowly station. Sidis sued and eventually received a small settlement. He died in 1944.

Why someone of Sidis's talents achieved so little has been the subject of some debate. Some say he demonstrates the folly of pushing young geniuses too soon; others blame his nutty parents. He was rescued from anonymity by Robert M. Pirsig, author of the cult classic Zen and the Art of Motorcycle Maintenance, who wrote about Sidis in his book Lila: An Inquiry Into Morals. He's now solidly ensconced in the pantheon of beings Too Smart for Their Own Good. Lord knows I've been there myself.

--CECIL ADAMS

http://www.straightdope.com/classics/a991210.html

Read More ..